Sains secara bahasa berasal dari bahasa latin yaitu “scientia” yang berarti pengetahuan. Namun di Indonesia sendiri kata sains sering kali didefinisikan sebagai ilmu pengetahuan alam karena ilmu pengetahuan sosial kerap didefinisikan dengan makna lain yang justru lebih luas.

Meskipun begitu, terlepas dari pengertian sains yang benar atau salah, pelajaran pengetahuan alam sangat penting dipelajari baik oleh pelajar di bangku pendidikan formal maupun non formal. Menurut salah satu penelitian, hampir 3 miliar orang Indonesia menyetujui pentingnya sains khususnya terhadap kehidupan manusia sendiri.

Ide Desain Interior Ruang Belajar Sains Anak

Pelajaran sains harus ditanamkan kepada manusia sejak dini untuk membiasakannya bersinggungan dengan teori-teori dan aplikasi yang berhubungan dengan ilmu alam. Namun, tentu saja membiasakan pengetahuan yang cukup sulit kepada anak tidaklah mudah, karenanya perlu ada motivasi yang dapat memicu semangat anak dalam belajar. Salah satunya adalah dengan menciptakan interior ruang belajar yang menarik. Berikut idenya:

1. Aplikasikan warna yang hidup

Untuk ruang belajar sains di mana pelajarannya cukup sulit dipahami maka perlu hadirnya suasana yang hidup. Salah satunya adalah dengan warna ruangan belajar. Warna ruangan belajar yang hidup dapat memunculkan motivasi belajar yang tinggi juga tidak mudah menimbulkan kebosanan. Warna ruang belajar yang hidup untuk belajar sains adalah warna-warna cerah dan ceria seperti kuning, orange, hijau, biru mudah, merah muda dan masih banyak lagi. Jangan juga takut untuk mengkombinasikan warna, karena semakin banyak kombinasi warna maka ruangan akan terasa semakin hidup. Menggunakan wallpaper dinding juga merupakan pilihan yang tepat karena wallpaper dinding khususnya wallpaper anak memiliki motif unik yang dapat mengidupkan ruangan belajar.

2. Buat ruangan membaca yang menarik

Dalam ruangan belajar tentu ada ruang khusus membaca di mana rak sekaligus buku dan kursi untuk membaca tersedia di sana. Untuk meningkatkan semangat membaca anak, buatlah ruang membaca yang menarik seperti mengaplikasikan bentuk rak yang unik serta warna yang juga hidup, memakai kursi yang nyaman dan menghadirkan motivasi-motivasi berbentuk tulisan yang menarik agar anak semakin semangat dalam membaca.

3. Cahaya yang optimal

Selain mengutamakan estetika ruangan, ruangan belajar sains juga harus sehat salah satunya dengan mengupayakan cahaya yang optimal. Cahaya yang optimal dapat membuat belajar fokus dan membuat mata anak tidak sulit mencerna teori saat belajar. Cahaya yang optimal dapat bersumber langsung dari alam maupun dari lampu, namun alangkah baiknya jika cahaya di siang hari dioptimalkan melalui cahaya alami dari matahari. Untuk itu, sediakanlah jendela yang membuat sinar matahari mudah masuk.

4. Terapkan nuansa alam

Karena yang dipelajari oleh anak adalah ilmu alam, maka terapkanlah nuansa alam di ruangan belajar sains anak. Misalnya seperti memasang dekorasi-dekorasi planet, pohon, hewan, sel, dan masih banyak lagi.

Nuansa alam dapat diterapkan melalui wallpaper yang memiliki motif alam. Wallpaper yang memiliki motif alam salah satunya adalah wallpaper korea. Wallpaper korea mudah ditemukan di pasaran umum dengan harga wallpaper dinding korea yang cukup terjangkau.

5. Sirkulasi udara

Sirkulasi udara sangat penting diperhatikan di ruang belajar sains anak karena sirkulasi udara yang baik dapat melancarkan aliran darah sehingga anak tetap fokus dalam belajar ilmu pengetahuan alam. Sirkulasi udara yang baik juga akan menghindarkan ruangan dari udara yang kotor sehingga paru-paru anak akan tetap sehat.