Karpet baik yang dipasang di rumah atau kantor akan memperindah interior kantor sekaligus melindungi bagian lantai. Namun, dengan berjalannya waktu bisa saja yang terpasang secara permanen bertahun-tahun di kantor atau di rumah merubah kondisi karpet lantai, baik dari warna maupun bentuk. Tentu yang biasanya senang melihat lantai dengan lapisan karpet yang menarik dan nyaman, akan sedikit tergangu dengan adanya bagian yang terkoyak, berubah warna atau kerusakan lainnya.

Kerusakan Umum Pada karpet Dan Cara Memperbaikinya

Tidak selalu semua yang rusak karena penggunaan yang sudah lama tinggal dibuang saja. Selain merupakan suatu pemborosan, merawat benda dalam rumah lebih baik sebagai pembelajaran untuk selalu merawat apapun yang dimiliki dan menghargainya. Baik sesuatu yang dibeli sendiri atau pemberian orang lain. Mungkin untuk beberapa orang harga karpet, sofa, atau meja di ruang tamu tidak seberapa, namun menjaganya agar awet untuk penggunaan jangka panjang adalah nilai plus baik untuk karakter orang atau value dalam keluarga. Berikut ini adalah 4 masalah karpet yang sering terjadi, dan cara mengatasinya yang bisa dilakukan secepatnya.

1. Tertekuk dan Tidak Bisa Terpasang Dengan Benar

Hal ini terjadi akibat kesalahan ketika sedang mencuci karpet sendiri dan tidak menggunakan jasa laundry. Bila tidak terbiasa membersihkan karpet maka saat karpet kering, akan tercipta lekukan yang menganggu. Tentu akan membuat pengaplikasiannya pada ruangan jadi tidak nyaman dipandang dan bisa buat orang tersandung. Perbaiki dengan menarik bagian yang melekuk dan meletakan pemberat di atasnya. Karpet akan kembali pada bentuknya semula.

2. Serat Karpet Berguguran

Ada berbagai jenis karpet yang dijual di toko lantai karpet. Namun, jenis tertentu setelah penggunaan jangka panjang akan merubah struktur dan serat pada karpet. Adanya bagian dari benang yang bergumpal dan rontok maka itu menandakan ada bagian yang terkoyak dan besar kemungkinan tidak bisa diatasi dengan mudah. Pemeliharaan karpet jadi harus divakum lebih sering untuk memastikan seratnya tidak termakan atau menjadi debu menggangu dalam rumah. Solusi terbaik adalah menganti karpet bila rontokan seratnya sudah terlalu parah dan bisa mencetus alergi atau penyakit lainnya.

3. Karpet Terlihat Kusut

Hal ini sangat wajar terjadi pada karpet yang sudah lama dipakai. Tingginya foot traffic yang lalu-lalang sehari-hari pada karpet kantor membuat serat pada karpet menjadi kusut dan tidak terlihat cerah seperti warna awalnya ketika baru dipasang. Jika ini masalahnya, berarti itulah saat yang paling tepat untuk mencuci karpet kantor Anda. Untuk hasil optimal dan minim kesalahan, gunakan jasa bantuan profesional agar kualitas karpet bisa terjaga.

4. Karpet Pudar Warnanya

Penempatan karpet yang menutupi seluruh lantai pada ruangan bisa terlihat memiliki warna beda, terutama area yang terpapar sinar matahari. Area tersebut akan cepat memudar dibandingkan tempat lainnya. Akibat sumber panas tersebut bisa mempengaruhi keindahan karpet Anda. Hal ini bisa disiasati dengan memberikan ekstra perhatian pada area yang kena paparan sinar matahari langsung dengan menutupinya dengan perabotan. Menghalanginya dari pandangan langsung akan memjadikan karpet yang berubah warna tidak ketara bila tidak ditelusuri secara mendetail.

Beberapa masalah karpet di atas adalah suatu hal biasa karena memang semua barang memiliki masa penggunaannya masing-masing. Bila sudah terlalu lama dan tidak bisa dikembalikan pada kondisi semula dan sudah mulai berubah bentuk. Maka saat itulah, Anda bisa mempertimbangkan untuk mengganti karpet yang anda miliki di rumah atau terpasang di kantor karena sudah tidak bisa diperbaiki lagi.